
Pertanyaan Penting : Mengapa nyala api bisa bermacam - macam
Pertanyaan Spesifik :
- Pengertian Api
- Mengapa nyala api bisa bermacam - macam
- https://www.kaskus.co.id/thread/58e737441cbfaa0c458b4568/kaskus.co.id/?utm_source=google%20&utm_medium=internalpost&utm_campaign=
- https://id.wikipedia.org/wiki/Api
- https://www.decodedscience.org/colors-fire-flames/40609
Hasil Kajian :
- Pengertian api
2. Mengapa nyala api bisa bermacam - macam
Sains modern membuktikan bahwa api beda dari yang lain, ternyata api bukan materi, melainkan efek yang tercipta dari reaksi materi-materi. Secara ilmiah, reaksi ini dikenal sebagai“pembakaran”.
Pembakaran akan terjadi saat bahan bakar dipertemukan dengan oksigen, lalu dipanaskan sampai ke titik nyalanya supaya bereaksi. Dari reaksi ini, terbentuknya uap air dan karbondioksida. Selain itu, terlepaslah energi yang besar dalam bentuk radiasi panas dan gelombang cahaya. Inilah yang biasa disebut sebagai api.
Fakatanya,warna api ternyata sangat ditentukan oleh seberapa efisien reaksi pembakaran yang berlangsung. Semakin efisien pembakarannya, semakin panas pula suhu yang dihasilkan. Dan semakin tinggi suhu pembakarannya, semakin kasat mata pula radiasi elektromagnetik yang terpancar, dimulai dari merah gelap ke oranye, ke kuning, sampai akhirnya putih kebiruan. Inilah alasan pertama bahwa umumnya, pembakaran yang efisien akan menghasilkan api biru, sementara yang kurang efisien akan menghasilkan api kuning atau oranye.
Efisiensi pembakaran juga sangat ditentukan oleh keberadaan oksigen. Tanpa oksigen api tidak aakn menyala. Saat ini bumi masih jadi satu-satunya planet dimana kita bisa menyalakan api. Rahasianya ada di atmosfer bumi kita yang 21%-nya adalah oksigen. Itu kenapa, pembakaran juga cenderung lebih efisien jika menggunakan bahan bakar berbentuk gas. karena bahan bakar gas lebih mudah bercampur dengan oksigen di udara saat dipanaskan. Dibanding gas, pembakaran minyak tanah kurang efisien, sehingga menghasilkan juga zat pengotor berupa jelaga. Jelaga inilah yang memancarkan cahaya kuning kemerahan saat dipanaskan.
Gas dan minyak tanah sama-sama bersifat hidrokarbon yang terdiri dari unsur hidrogen dan karbon. Umumnya, senyawa-senyawa hidrokarbon, termasuk bahan bakar paling efisien karena mudah berikatan dengan oksigen. Dan asal tahu, kedua unsur ini akan memancarkan gelombang cahaya biru saat dipanaskan.
Kesimpulan :
Pada prinsipnya, unsur yang berbeda memang bisa memancarkan cahaya yang berbeda . Karena di level atomis, elektron-elektron akan langsung bereaksi saat dipanaskan, dan reaksi ini akan memancarkan gelombang cahaya yang berbeda-beda sesuai karakter unsurnya.
0 komentar:
Posting Komentar